Kebijakan Anies Baswedan Yang Diacungi Jempol

1 min read

Kebijakan Anies Baswedan – Memimpin DKI Jakarta bisa dengan dua cara. Pertama, mengikuti hasil kerja gubernur sebelumnya. Kedua, membuat kebijakan baru yang berani dengan pandangan optimis. Kiranya, cara kedua merupakan cerminan pribadi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta Masa Bakti 2017 s.d 2022. Sebab banyak kebijakannya yang terbilang berani.

Kebijakan Anies Baswedan

Keberanian Anies dalam menawarkan atau membuat kebijakan-kebijakan yang tidak populer dan terkesan bersilangan dengan pemerintah pusat menjadi poin tersendiri bagi Anies Rasyid Baswedan sebagai Gubernur Jakarta. Berikut beberapa kebijakan Anies yang patut diapresiasi.

1. Hidupnya Becak

Sampai saat ini memang masih jarang ditemui becak di Jakarta secara menyeluruh. Namun di beberapa titik lokasi, sudah terdapat banyak becak yang eksis. Keputusan penghidupan becak bukan tanpa alasan. Anies mempertimbangkan alternatif pendapatan ekonomi bagi masyarakat menengah ke bawah dan sebagai daya dongkrak pariwisata DKI Jakarta.

2. PKL Bebas Berjualan

Siapa yang mengeluhkan kemacetan dan yang menyebabkan kemacetan Jakarta kalau bukan kebanyakan pendatang? Lantas bagaimana posisi masyarakat asli Jakarta atau pendatang di Jakarta yang telah lama berdiam di Jakarta?

Saat banyak terjadi penggusuran di pemerintahan gubernur sebelumnya, Anies mengambil sikap untuk membolehkan PKL berjualan kembali. Alasannya demi membuka ruang penghidupan bagi warga asli Jakarta.

3. Umat Hindhu Bisa Melaksanakan Upacra Deepavali

Umat yang disasar kebijakan ini adalah warga yang berketurunan India, beragama Hindhu, dan tinggal di Jakarta. Selama ini izin untuk melaksanakan upacara Deepavali sering mendapatkan kesulitan, namun di masa kepemimpinan Anies Rasyid Baswedan, warga keturunan India dan beragama Hindhu bisa dengan bebas melangsungkan upacara Deepavali.

4. Kemudahan UMKM Untuk Tumbuh

Kebijakan yang terbilang sukses diterapkan Gubernur Anies ialah seperangkat peraturan yang memudahkan bagi UMKM untuk senantiasa mengembangkan motif ekonominya asalkan dalam ketentuan yang berlaku. Di bidang ekonomi, Jakarta memang tumbuh pesat pada masa kepemimpinan Anies Rasyid Baswedan.

Agar Gubernur Anies semakin baik mengelola Jakarta, masyarakat Jakarta harus terus memberikan apresiasi di samping kerapnya memberikan serangan yang malah tidak berarti apapun. Seorang pemimpin tentu saja membutuhkan dorongan semangat dari warga yang dipimpinnya. Apabila masyarakat Jakarta saja tidak kompak, bagaimana mungkin memajukan Jakarta? Baca info menarik lainya di website terpercaya https://pwhm.net/.

6 Langkah Perusahaan Dalam Memilih Strategi Penjualan

Salah satu strategi penjualan yang bisa dilakukan perusahaan adalah dengan memberikan souvenir, dan untuk kebutuhan ini bisa dipenuhi oleh digisouvenir.com. Website ini akan menawarkan...
Dirst Darin
2 min read

Interactive Whiteboard – Hadiah Dari Teknologi

Orang yang haus untuk membuat sesuatu yang inovatif dan berguna selalu berakhir dengan kegagalan atau hal tak terduga dari peristiwa positif yang memunculkan penemuan...
Dirst Darin
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *