Cara Merawat Mobil di Rumah Selama PSBB

1 min read

Saat ini pergerakan orang menjadi terbatas sesudah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menangkal penyebaran virus corona (COVID-19). Alhasil beberapa orang memilih guna tetap di rumah. Terhentinya kegiatan ke luar lokasi tinggal untuk sementara menciptakan mobil terparkir dalam masa-masa lama di garasi rumah.

Meski tidak bergerak, mobil yang tidak digunakan lama tetap membutuhkan perawatan sebab ditakutkan ketika dipakai tidak optimal. Sementara mobil individu jadi kendaraan tumpuan untuk bepergian dengan aman terutama di kala darurat, laksana membeli keperluan pokok dan medis.

Terkait dengan itu, Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membagi tips supaya mobil tetap dalam situasi baik sesudah dalam waktu lumayan lama tidak digunakan. Yang urgen menurut keterangan dari Bambang mesti memerhatikan sejumlah aspek, seperti:

1. Merawat aki dengan memanaskan mobil sangat tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk mengawal daya yang tersimpan pada aki. Mobil yang tidak digunakan mengalami pengurangan daya selama 3 persen dari kapasitasnya masing-masing hari.
Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga supaya asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.

2. Wiper dapat diusung jika mobil diparkir di lokasi terbuka. Ketika suhu panas di luar, karet wiper bakal lebih cepat rusak saat terus menempel pada kaca mobil. Namun kita tidak butuh mengusung wiper bilamana mobil diparkir di garasi lokasi tinggal yang teduh.

3. Area parkir di garasi lokasi tinggal menjadi opsi terbaik. Untuk yang tidak memarkir di garasi, pastikan mobil tidak diparkir di lokasi yang terpapar matahari dan dijemur langsung, sebab dapat menciptakan cat mobil menjadi pudar dan kusam.

Pastikan pun lokasi parkir tersebut pun aman dan terpantau. Tambahkan kunci setir kendaraan bila diperlukan.

4. Tekanan angin pada ban bisa berkurang bilamana kendaraan diparkir dalam masa-masa lama terlebih di garasi berlantai keramik. Anda bisa menambahkan desakan angin sangat tidak diperbanyak sekitar 5 persen dari desakan angin normalnya.

Daihatsu menyarankan untuk menggerakan kendaraan maju-mundur sedikit sangat tidak seminggu sekali supaya beban kendaraan pada permukaan bidang ban bisa bertumpu secara merata, sehingga kehancuran ban dampak deformasi bisa dicegah.

5. Transmisi dan rem tangan pun tidak luput guna diperhatikan. Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir dalam bidang jalan yang rata. Khusus guna mobil transmisi otomatis, pastikan terdapat di posisi P (Parking) untuk menangkal mobil bergerak ketika parkir.

6. Kebersihan mobil dapat dipertahankan dengan membasuh sisi eskterior dan mencuci interior mobil sangat tidak seminggu sekali. Pastikan masing-masing sudutnya dibersihkan bersih supaya terbebas dari kotoran, terlebih terdapat virus atau bakteri yang menempel.

“Jangan tak sempat untuk dapat menerapkan tips ini supaya mobil tetap dalam situasi yang baik dan optimal saat akan dipakai kembali,” pungkas Bambang.

Sumber : https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *